Desainbate.id:Pembangunan sumur gali di Desa Inbate merupakan langkah signifikan yang diambil oleh pemerintah desa dalam mendukung sektor pertanian, khususnya di tengah tantangan kekeringan yang sering dihadapi petani. Di bawah anggaran Dana Desa tahun 2025, pemerintah desa mengalokasikan dana sebesar Dua Puluh Tujuh Juta Lima Ratus Tiga Belas Ribu Rupiah (27.513.000) untuk proyek pembangunan ini. Kekurangan air menjadi kendala utama bagi petani, terutama saat musim kemarau. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Desa Inbate, Matias Eko, yang menyatakan bahwa petani yang menanam bawang dan sayuran di lokasi Oe Kui sering mengalami kesulitan dalam mengakses air. Pembangunan sumur gali diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang atas permasalahan ini. Dengan adanya sumur, pasokan air bagi tanaman dapat terjamin, sehingga para petani dapat melanjutkan aktivitas pertanian mereka meskipun dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Program pembangunan sumur gali ini disambut baik oleh para petani setempat. Agustinus, salah satu petani di Desa Inbate, menyatakan harapan agar kedepannya dapat dibangun juga sumur bor di lokasi tersebut. Hal ini menunjukkan keinginan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Dengan adanya akses air yang lebih baik, para petani tidak hanya dapat mempertahankan hasil panen, tetapi juga berpotensi untuk memperluas lahan pertanian mereka. Para petani percaya bahwa proyek ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian dan ketahanan pangan desa.
Melihat antusiasme dari masyarakat dan dukungan penuh dari pemerintah desa, harapan akan pembangunan sumur bor di masa depan semakin menguat. Menurut Kades Matias Eko, jika lokasi pertanian yang digarap dapat diperluas, rencana untuk membangun sumur bor akan diupayakan. Ini merupakan langkah progresif yang bisa meningkatkan efisiensi penggunaan air dan ketersediaannya. Dengan demikian, petani di Desa Inbate bisa menjadikan kegiatan pertanian mereka lebih berkelanjutan dan menguntungkan.
Pembangunan sumur gali di Desa Inbate adalah langkah strategis dalam mendukung program pertanian lokal. Investasi sebesar 27.513.000 rupiah ini tidak hanya menawarkan solusi terhadap masalah kekeringan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi petani untuk mengoptimalkan hasil pertanian mereka. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif dari para petani, diharapkan ke depan Desa Inbate akan menjadi contoh sukses dalam pengelolaan sumber daya air untuk pertanian. Masyarakat berkeyakinan bahwa dengan adanya infrastruktur yang memadai, masa depan pertanian di desa ini akan semakin cerah.

